Episodes

  • Siapa ICW? Indonesia Corruption Watch lahir di tengah gejolak reformasi 98. Digawangi beberapa aktivis YLBHI, ICW berdiri dengan keyakinan bahwa korupsi harus diberantas. Karena korupsi telah memiskinkan dan menggerogoti keadilan.  Walaupun negeri ini kaya raya, distribusi kesejahteraan belum adil dan belum dirasakan seluruh rakyat. Masih banyak rakyat yang hidup sengsara.  Kesenjangan begitu mencolok antara simiskin dan si kaya. Korupsi masih merajalela, dalam aspek legislatif, eksekutif, maupun yudikatif. Negara ini dikuasai mafia. Mafia energy, mafia hutan, mafia hukum. Seluruh sektor kehidupan berbangsa didominasi persekongkolan segelintir elit penguasa dan pengusaha korup.

    ICW mendorong tata kelola pemerintahan yang demokratis, bebas korupsi, berkeadilan ekonomi, sosial, dan gender. Kami juga meyakini bahwa rakyat harus makin kuat dan terorganisir, untuk mengawasi dan mengendalikan jalannya pemerintahan. Rakyat harus turut mengambil keputusan, dan mendukung upaya pemberantasan korupsi.

    Sejak berdiri, ICW telah mengungkap serta mengawal kasus-kasus besar yang melibatkan pejabat publik, seperti, kasus dugaan korupsi mantan Jaksa Agung Andi Ghalib, kasus BLBI, kasus YLPPI senilai 100 miliar rupiah, kasus rekening gendut perwira tinggi Polri, kasus Texmaco,kasus korupsi dana haji di Kementrian Agama, pembelian pesawat Sukhoi,dan kasus-kasus lain.  ICW juga mengawal peraturan yang mendukung pemberantasan korupsi, seperti, UU KPK, UU Perlindungan Saksi dan Korban, UU Keterbukaan Informas iPublik, UU Pemilu,UU Tindak Pidana Pencucian Uang, dan UU Sistem Pendidikan Nasional.

  • Missing episodes?

    Click here to refresh the feed.